Cara Cerdas Menyiasati Kecukupan Gizi

Pelatihan GIZI – Pemenuhan gizi tetap bisa dipenuhi jika tahu akan pengetahuan kandungan gizi dari sejumlah bahan pangan. “Selama sumber pangan yang lain masih tersedia, ketercukupan pemenuhan gizi tetap bisa diatasi. Pemikiran kita harus diubah. Misal, sumber karbohidrat selain nasi kan ada sorgum,” kata Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Doddy Izwardy seusai diskusi publik di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018). Untuk cara mengonsumsinya juga harus dilihat ukuran gizinya. Contohnya, saat membeli 100 gram singkong, jumlah tersebut sebaiknya dikonsumsi secara bertahap. 

“Ya, jangan dimakan 100 gram semuanya sekali makan. Makannya bertahap. Itu dari segi pemenuhan karbohidrat. Kalau dari sumber protein, ada ikan yang bermacam-macam. Ikan lele, kembung juga bergizi tinggi,” ujar Doddy.

Menurut Doddy, pemahaman masyarakat akan pemenuhan gizi bisa dibangun dengan mengetahui variasi sumber pangan lain.

Misalnya, jika kita biasa makan ikan, kemudian pada suatu waktu ketersediaan ikan di pasaran sulit sehingga harganya naik, maka kita perlu beralih ke sumber protein hewani lain.

“Jika terjadi demikian, kita bisa mengganti sumber protein hewani dari ikan dengan makan telur. Cara berpikirnya begitu. Artinya, kebutuhan gizi kita tetap terpenuhi,” ujarnya.

Doddy menerangkan ia terus mencoba merumuskan strategi penanggulangan gizi.
Pertama, melalui diversifikasi pangan, tidak berfokus pada satu pangan saja.

Kedua, lewat suplementasi. Kekurangan zat gizi mikro seperti kurang vitamin A diatasi dengan kapsul vitamin A atau tablet penambah darah.

Ketiga, dengan fortifikasi atau penambahan mikronutrien. Ini dilakukan karena zat gizi mikro paling kurang. Jadi, ada penambahan vitamin dan unsur lain ke pangan. Misal, penambahan vitamin A ke margarin.

Keempat, melalui pendidikan gizi. Sosialisasi gizi dan pengelolaan makanan yang baik terus dilakukan agar masyarakat bisa mengonsumsi makanan dengan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *